Saturday, February 9, 2013

BIOLOGI


Soal Ulangan
1.      Kelenjar pencernaan apa saja yang mengeluarkan sekretnya ke rongga mulut? Tuliskan fungsinya!
2.      Pada usus halus manusia terjadi pencernaan apa saja? Enzim apakah yang berperan?
3.      Bagaimana cara usus halus mengabsorpsi asam lemak dan gliserol?
4.      Jelaskan struktur lambung hewan pememah biak, dan uraikan bagaimana cara penceranan selulosa!
5.      Mengapa pengukuran BMR seseorang tidak dapat dilakukan beberapa menit sesudah makan?
6 .     Perbedaan sistem pencernaan hewan ruminansia dengan manusia ?
 

Jawaban :



 1.      Kelenjar penceranaan yang berada pada rongga mulut yaitu kelenjar ludah di dekat telinga, disebut galndula parotis, mengahasilkan ludah berbentuk air dan mengndung enzim amylase. Di rahang bawah terdapat glandula submaksilaris dan glandula sublingualis, keduanya menghasilkan getah yang mengandung air dan lendir.
2.      Pada usus halus pencernaan manusia terjadi penyerapan sari makanan yang dibantu oleh beberapa enzim. Dinding usus halus banyak mengandung kelenjar mukosa halus yang menghasilkan 3 liter getah per hari. Getah ini mengandung enzim sakarase (mencerna sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa), maltase (menceran maltose menjadi glukosa), laktase (mencerna laktosa menjadi glukosa) dan erepsinogen (diaktifkan oleh enterokinase menjadi erepsin).
3.      Hasil-hasil pencernaan (asam lemak dan gliserol) diabsorpsi oleh vili (jonjot) usus halus. Pada dindign usus halus terdapat vili dan mikrovili yang berfungsi memperluas permukaan usus halus.
4.      Khusus hewan pemamah biak (ruminansia), lambungnya terbagi menjadi empat ruang yaitu rumen, retikulum, omasum dan abomasum. Di rumen terdapat simbiosis antara hewan pemamah biak dengan bakteri dan flagelata yang dapat menghasilkan enzim selulase. Bakteri yang mampu menghancurkan selulosa contohnya adalah Cytophaga, sedangkan flagelata yang biasa terdapat dalam tubuh hewan ruminansia adalah Cypromonas subtilis. Di dalam rumen terjadi pencernaan protein dan polisakarida, serta fermentasi selulosa dan enzim selulase.
5.      BMR harus diukur 12 jam sesudah makan, karena dalam beberapa menit sesudah makan, BMR dapat naik sampai ±30% diatas nilai istirahat.
6. Perbedaan sistem pencernaan hewan ruminansia dengan manusia terletak pada susunan dan fungsi gigi dan lambungnya. Geraham (molar) hewan ruminansia sangat besar dan berfungsi untuk menggiling dan menggilas dinding sel tumbuhan yang dimakannya. Gigi seri ruminansia mempunyai fungsi khusus untuk menjepit makanan.Hewan ruminansia memiliki saluran pencernaan makanan yang terdiri dari mulut, kerongkongan, rumen, retikulum, omasum, abomasum, usus halus, usus besar, anus.Makanan dari mulut yang masih kasar, pertama-tama masuk ke rumen, lalu ke retikulum. Di dalam reticulum makanan dicerna secara mekanis dan biokimiawi dengan bantuan bakteri fermentasi secara anaerob, sehingga terbentuk bubur yang masih kasar. Pada hewan yang sedang istirahat, makanan dari retikulum dikeluarkan sedikit demi sedikit ke mulut (peristiwa regurgitasi) dan mengalami pencernaan kimiawi oleh ludah. Kemudian makanan masuk ke dalam omasum melalui rumen dan retikulum. Di dalam omasum makanan dicerna secara mekanik,kemudian masuk ke abomasum yang fungsinya sama dengan lambung pada manusia. Di dalam abomasum makanan dicerna oleh enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri dan hewan ciliata yang bersimbiosis dengan hewan ruminansia tersebut. Hasil pencernaan makanan masuk ke dalam usus halus, terjadi penyerapan sari-sari makanan dan diedarkan ke seluruh tubuh. Sedangkan sisa makanan, bakteri dan hewan ciliata masuk ke usus besar dan dikeluarkan melalui anus.


Reactions:

2 comments: