Wednesday, June 3, 2015

makalah kalimat efektif




MAKALAH
KALIMAT EFEKTIF
(Diajukan untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia)
Dosen: Hera Wardah Humaera, M.Pd
http://www.ummi.ac.id/lppm/images/LOGO%20UMMI.jpg







Disusun Oleh :
Eneng Desri Handayani
Herlina Hidayati
Ulfa Nurajizah


PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP)
 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI
2014/2015



KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
            Alhamdulilahirrabbil’aalamiin, puji syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT atas limpahan rahmat, nikmat dan karunianya. Solawat beserta salam kepada Nabi Muhammad SAW  kepada para umatnya dan para sahabatnya, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah tentang “Kalimat Efektif”, mata kuliah Bahasa Indonesia.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.

Wassalamu’alaikum Warohmatullah Wabarakatuh







Sukabumi, 28 Maret 2015



Penyusun


DAFTAR ISI
Kata Pengantar……………………………………………………………………i
Daftar Isi………………………………………………………………………….ii
BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang……………………………………………………………1
B.     Rumusan Masalah………………………………………………………...1
C.     Tujuan…………………………………………………………………….2
BAB II
LANDASAN TEORI
A.     Pengertian Kalimat Efektif……………………………………………….3
B.     Syarat-Syarat Kalimat Efektif……………………………………………4
C.     Ciri-Ciri kalimat Efektif………………………………………………….4
D.     Contoh Kalimat Efektif…………………………………………………..5
BAB III
PEMBAHASAN…………………………………………………………………6
BAB IV
PENUTUP
Kesimpulan……………………………………………………………….8
Daftar Pustaka……………………………………………………………………9









BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi yang digunakan manusia dengan sesama anggota masyarakat lain pemakai bahasa itu. Bahasa itu berisi pikiran, keinginan, atau perasaan yang ada pada diri si pembicara atau penulis. Bahasa yang digunakan itu hendaklah dapat mendukung maksud secara jelas agar apa yang dipikirkan, diinginkan, atau dirasakan itu dapat diterima oleh pendengar atau pembaca. Kalimat yang dapat mencapai sasarannya secara baik disebut dengan kalimat efektif.
Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan pemakainya secara tepat dan dapat dipahami oleh pendengar/pembaca secara tepat pula. Kalau gagasan yang disampaikan sudah tepat, pendengar/pembaca dapat memahami pikiran tersebut dengan mudah, jelas, dan lengkap seperti apa yang dimaksud oleh penulis atau pembicaranya. Akan tetapi, kadang-kadang harapan itu tidak tercapai. Misalnya, ada sebagian lawan bicara atau pembaca tidak memahami apa maksud yang diucapkan atau yang dituliskan. Supaya kalimat yang dibuat dapat mengungkapkan gagasan pemakainya secara tepat, unsur kalimat yang digunakan harus lengkap dan eksplisit. Artinya, unsur-unsur kalimat seharusnya ada yang tidak boleh dihilangkan. Sebaliknya, unsur-unsur yang seharusnya tidak ada tidak perlu dimunculkan. Kelengkapan dan keeksplisitan semacam itu dapat diukur berdasarkan keperluan komunikasi dan kesesuaiannya dengan kaidah (Mustakim, 1994:86).
Dalam karangan ilmiah sering kita jumpai kalimat-kalimat yang tidak memenuhi syarat sebagai bahasa ilmiah. Hal ini disebabkan oleh, antara lain, mungkin kalimat-kalimat yang dituliskan kabur, kacau, tidak logis, atau bertele-tele. Dengan adanya kenyataan itu, pembaca sukar mengerti maksud kalimat yang kita sampaikan karena kalimat tersebut tidak efektif. Berdasarkan kenyataan inilah penulis tertarik untuk membahas kalimat efektif dengan segala permasalahannya.


B.     Rumusan Masalah
1.      Permasalahan penulisan kalimat efektif pada pembuatan makalah
2.      Bagaimana cotoh penulisan kalimat efektif yang baik ?



C.     Tujuan
1.      Agar tidak terjadi kesalahan dalam penggunakan bahasa Indonesia sehingga menjadi  baik dan benar
2.      Agar tidak ada kesalahan kalimat efektif dalam pembuatan makalah
3.      Mengetahui apa dan bagaimana penggunaan kalimat efektif dalam berbahasa
4.      Menjaga kemurnian bahasa Indonesia





BAB II
LANDASAN TEORI

A.     Pengertian Kalimat Efektif
Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi yang digunakan manusia dengan sesama anggota masyarakat lain pemakai bahasa itu. Bahasa itu berisi pikiran, keinginan, atau perasaan yang ada pada diri si pembicara atau penulis. Bahasa yang digunakan itu hendaklah dapat mendukung maksud secara jelas agar apa yang dipikirkan, diinginkan, atau dirasakan itu dapat diterima oleh pendengar atau pembaca. Kalimat yang dapat mencapai sasarannya secara baik disebut dengan kalimat efektif (Mustakim, 1994). 
Kalimat efektif adalah kalimat yang memperlihatkan bahwa proses peyampaian oleh pembicara atau penulis dan proses penerimaan oleh pendengar atau pembaca berlangsung dengan sempurna sehingga isi atau maksud yang disampaikan oleh pembicara atau penulis tergambar lengkap dalam fikiran pendengar atau pembaca. Pesan yang diterima oleh pendengar atau pembaca atau penulis (Alwi, 2001: 39).

Beberapa definisi kalimat efektif menurut beberapa ahli bahasa :
1.      Kalimat efektif adalah kalimat yang bukan hanya memenuhi syarat-syarat komunikatif, gramatikal, dan sintaksis saja, tetapi juga harus hidup, segar, mudah dipahami, serta sanggup menimbulkan daya khayal pada diri pembaca (Rahayu: 2007).
2.      Kalimat efektif adalah kalimat yang benar dan jelas sehingga dengan mudah dipahami orang lain secara tepat (Akhadiah, Arsjad, danRidwan : 2001).
3.      Kalimat efektif adalah kalimat yang memenuhi kriteria jelas, sesuai dengan kaidah, ringkas, dan enak dibaca. (Arifin: 1989).
4.      Kalimat efektif dipahami sebagai kalimat yang dapat menyampaikan informasi dan informasi tersebut mudah dipahami oleh pembaca (Nasucha, Rohmadi, dan Wahyudi: 2009).
5.      Kalimat efektif di pahami sebagai sebuah kalimat yang dapat membantu menjelaskan sesuatu persoalan secara lebih singkat jelas padat dan mudah di mengerti serta di artikan (ARIF HP: 2013).

Dari beberapa uraian di atas dapat diambil kata kunci dari definisi kalimat efektif yaitu sesuai kaidah bahasa, jelas, dan mudah dipahami. Jadi, kalimat efektif adalah kalimat yang sesuai dengan kaidah bahasa, jelas, dan mudah dipahami oleh pendengar atau pembaca.
Kalimat efektif merupakan kunci penentu yang menjembatani efektifitas bahasa. Secara umum kalimat efektif adalah struktur hasil gabungan kata-kata yang secara sadar direncanakan mencapai tujuan komunikasi seprima mungin (Syamsudin, 1994: 99).
Pada intinya, kalimat efektif tidak akan menimbulkan salah faham atau perbedaan pengertian antara pembicara atau penuis atau pendengar atau pembaca. Oleh karena itu kalimat efektif harus dapat mengungkapkan gagasan pembicara atau penulis secara tepat.


B.     Syarat  - syarat Kalimat Efektif
Syarat-syarat kalimat efektif adalah sebagai berikut:
1.      Secara tepat mewakili pikiran pembicara atau penulisnya.
2.      Mengemukakan pemahaman yang sama tepatnya antara pikiran pendengar atau pembaca dengan yang dipikirkan pembaca atau penulisnya.


C.     Ciri – ciri Kalimat Efektif
Kalimat efektif mempunyai ciri – ciri yaitu : 1).  Keutuhan; 2). Kesejajaran; 3). Pemfokusan; 4). Penghematan; berikut ini akan dijelaskan masing-masing ciri kalimat efektif di atas dengan merujuk pendapat finoca (2002)
1.      Kesatuan
Kesatuan adalah terdapatnya satu ide pokok dalam  sebuah kalimat, dengan satu ide pokok pokok boleh panjang atau pendek, menggabungkan lebih dari satu kesatuan,bahkan dapat mempertentangkan satu dengan yang lainya,asalkan ide atau gagasan kalimatnya tunggal. Penutur tidak boleh menggabungkan dua kesatuan yang tidak mempunyai hubungan sama sekali kedalam sebuah kalimat
2.      Kepaduan
Kepaduan adalah hubungan yang padu antara usur- unsur pembentuk kalimat yang termasuk pembentuk kalimat yang termasuk adalah frasa, klausa, sert tanda basa yang membentuk S- P - O –pel.ket. dalam kalimat
3.      Kesejajaran
Kesejajaran adalah terdapatnya unsur- unsur yang sama derajatnya, sama pola atau susunan kata dan frasa yang dipakai didalam kalimat
4.      Pemfokusan
Pemfokusan ialah  suatu perlakuan khusus menonjolkan bagian kalimat sehingga berpengaruh terhadap makna kalimat secara keseluruhan, cara yang dipakai untuk memberi perlakuan khusus pada kata-kata tertentu ada beberapa yaitu : 1) dengan meletakan kata yang ditonjolka itu di awal kalimat 2) dengan melakukan pengulangan kata ( repetisi ) 3) dengan melakukan pengontrasan kata kunci dan 4) dengan menggunakan partikel / penegas
5.      Penghematan
Penghematan adalah menghindari penukaran kata yang  tidak perlu.


D.     Contoh Kalimat Efektif
a.       Saran yang dikemukakannya kami akan pertimbangkan. (tidak efektif)
Seharusnya: saran yang di kemukakannya akan kami pertimbangkan
b.      Sejak dari pagi dia termenung. (tidak efektif)
Seharusnya: sejak pagi dia termenung
c.       Saya akan bikin kue. (tidak efektif)
Seharusnya: saya akan membuat kue
d.      Banyak pahlawan kita yang mati di medan perang (tidak efektif).
Seharusnya : banyak pahlawan kita yang gugur di medan perang.
e.       Amara pergi ke sekolah, kemudian Amara pergi kerumah temanny untuk belajar (tidak efektif).
Seharusnya : Amara pergi kesekolah, kemudian kerumah temannya untuk belajar.
f.        Karena ia tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama belajar di rumahku (tidak efektif).
Seharusnya : karena tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku.




BAB III
PEMBAHASAN

     Pada beberapa makalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi yang sudah kami baca, ternyata masih banyak yang cara penulisan kalimatnya tidak efektif. Diantaranya yaitu mahasiswa dari prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, prodi DIII Perpajakan, dan prodi Pendidikan Biologi.
Dari hasil analisis kami, dari makalah mahasiswa :
1.       DIII Perpajakan dengan judul makalah “PRODUKSI DAN HARGA PASAR PERSAINGAN”
Kesalahannya yaitu :
·        Usaha seseorang untuk selalu memenuhi kebutuhan hidupnya selalu dilakukan sejak zaman dahulu kala (tidak efektif)
Seharusnya : usaha seseorang untuk mmenuhi kebuuhan hidupnya selalu dilakukan sejak zaman dahulu kala. 
·        Pada pasar persaingan sempurna tidak tampak kegiatan saling menyaingi antar penjual (tidak efektif)
Seharusnya : pada pasar persaingan sempurna tidak tampak kegiatan saling bersaing antar penjual

2.      Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dengan judul makalah “MENULIS”
Kesalahannya yaitu :
·         Dimakalah ini saya akan membahas salah satu keterampilan bahasa pada manusia yaitu menulis (tidak efektif)
Seharusnya : pada makalah ini penulis akan membahas salah satu keterampilan bahasa pada manusia yaitu menulis
·        Menulis merupakan suatu keterampilan berbahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung, tidak secara tatap muka dengan orang lain (tidak efektif)
Seharusnya : Menulis merupakan suatu keterampilan berbahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung

3.      Pendidikan Biologi dengan judul “KEANEKARAGAMAN HEWAN DAN TUMBUHAN DENGAN PENGKLASIFIKASIAN BINOMINAL NOMENKLATUR”
Kesalahannya yaitu :
·           Banyak diantaranya menghasilkan berbagai jenis yang menyimpang dalam pertumbuhannya. (tidak efektif)
Seharusnya : Banyak diantaranya yang menghasilkan berbagai jenis yang menyimpang dalam pertumbuhannya.
·           Saran dari kami yaitu perlunya meningkatkan kepedulian akan lingkungan hidup (tidak efektif)
Seharusnya : Saran dari kami yaitu perlunya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup.



BAB IV
PENUTUP

Kesimpulan

Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mewakili pikiran penulis atau pembicara secara tepat sehingga pndengar/pembaca dapat memahami pikiran tersebut dengan mudah, jelas dan lengkap seperti apa yang dimasud oleh penulis atau pembicaranya.
Unsur-unsur dalam kalimat meliputi : subjek (S), prediket (P), objek (O), pelengkap (Pel), dan keterangan (Ket).
Ciri-ciri kalimat efektif yaitu : Kesepadanan, keparalelan, ketegasan, kehematan, kecermatan, kepaduan, kelogisan.
Dari analisa yang kami lakukan, ternyata masih banyak mahasiswa yang penulisan makalahnya tidak efektif sehingga tidak enak untuk dibaca. Sehingga perlu evaluasi agar tidak terjadi kesalahan yang sama pada penulisan makalah selanjutnya.



DAFTAR PUSTAKA

Ali. Lukman dkk. 1991. Petunjuk Praktis Berbahassa Indonesia. Jakarta : Pusat pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Badudu, J.S. 1983. Membina Bahasa Indonesia Baku. Bandung : Pustaka Prima.
Finoza, Lamuddin. 2002. Komposii Bahasa Indonesia. Jakarta : Insan Muia.
Rohmadi, Muhamad dkk, 2008. Teori dan Aplikasi: Bahasa Indonesia di pergururan Tinggi. Cetakan I. Surakara : UNS Press.
Wede56.blogspot.com/2014/03/contoh-makalah-bahasa-indonesia-kalimat_25html




LAMPIRAN


Reactions:

0 comments:

Post a Comment