Friday, February 6, 2015

makalah sistem pencernaan

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Makanan yang kita makan tidak selamanya berguna bagi tubuh. Di dalam tubuh kita terdapat organ-organ tubuh yang sangat berperan penting dalam proses pencernaan. Dimana antara organ yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan. Jika ada salah satu organ yang mengalami gangguan maka sistem pencernaan di dalam tubuh manusia atau hewan  tidak akan berlangsung secara optimal.
Kita mengetahui bahwa  tidak ada satu individu yang dapat bertahan hidup tanpa adanya organ sistem pencernaan,  karena sistem pencernan merupakan hal yang sangat vital di dalam tubuh manusuia atau hewan. Sistem pencernaan memiliki fungsi sebagai menyediakan makanan, air dan elektrolit yang dibutuhkan oleh sel-sel tubuh melalui proses pencernaan.

B.     Rumusan masalah
a.       Sistem pencernaan internal
b.      Sistem pencernaan eksternal
c.       Sistem Pencernaan pada hewan tingkat tinggi dan  rendah
d.      Organ-organ sistem pencernaan dan proses pencernaan pada manusia
e.       Gangguan pada pencernaan

C.    Tujuan
1.      Untuk menambah wawasan tentang proses pencernaan pada hewan dan manusia
2.      Untuk mengetahui organ-organ yang membantu pencernaan pada manusia

















BAB II
PEMBAHASAN


A.     Pencernaan Internal
Pencernaan intrasel Yaitu proses pencernaan yang terjadi di dalam sel yang umumnya terjadi pada hewan-hewan ber sel satu seperti parameciun dan amoeba dan semua jenis hewan protozoa dan tumbuhan tingkat tinggi
B.     Pencernaan Eksternal
Pencernaan Ekstrasel adalah perncernaan yang terjadi di luar sel. Proses perubahan makanan berlangsung pada saluran pencernaan. Dengan adanya enzim pencernaan, makanan diubah menjadi bentuk lebih sederhana hingga nantinya mudah diserap oleh sel-sel tubuh. Proses ini biasanya dialami organisme multiseluler seperti pada, manusia, dan hewan.

C.    Sistem Pencernaan pada Hewan Tingkat Tinggi dan Rendah
1.      Sistem pencernaan pada hewan tingkat tinggi
Pada hewan tingkat tinggi makanan dicerna di dalam saluran yang sudah berkembang dengan baik. Pencernaan makanan berlangsung di dalam organ gastrointestinal (secara ekstraseluler). Sistem gastrointestinal ini tersusun atas berbagai organ yang secara fungsional dapat dibedakan menjadi empat bagian, yaitu:
a)  Daerah Penerimaan
Daerah untuk menerima makanan adalah mulut. Mulut dilengkapi dengan gigi dan kelenjar ludah, yang membantu proses mengunyah dan menelan makanan. Dalam ludah terkandung berbagai substansi seperti amilase (enzim pencerna karbohidrat pada beberapa mamalia), toksin (pada ular berbisa), dan antikoagulan (pada insekta penghisap darah). Oesofagus dikelompokkan sebagai daerah penerimaan makanan yang bertugas membawa makanan dari mulut ke lambung dengan gerakan peristaltik
b) Daerah Penyimpanan

Daerah ini terdiri atas empedal dan lambung yang merupakan pelebaran saluran gastrointestinal depan dan fungsi utamanya sebagai tempat menyimpan makanan. Empedal berperan dalam pencernaan mekanik  yang dapat mengeras dan menyaring makanan yang berukuran tertentu. Partikel makanan yang ukurannya besar akan tetap dipertahankan dan tidak akan diangkut ke organ berikutnya dan akan terus dicerna secara mekanik dan mengubahnya menjadi partikel berukuran kecil yang mudah disaring. Pada burung, pencernaan makanan secara mekanik yang terjadi di empedal dilakukan oleh kontraksi otot empedal, dibantu oleh kerikil yang ditelannya. Lambung berfungsi sebagai tempat menyimpanan khim, yaitu makanan yang telah dicerna sebagian dan akan meloloskan ke usus (duodenum) dengan jeda waktu tertentu. Juga berfungsi untuk mencerna protein dengan mensekresikan enzim protease (zimogen) dan asam lambung. Asam lambung menyebabkan kondisi lambung vertebrata menjadi asam (pH 1-2) yang penting untuk mengaktifkan enzim protease. Pada herbivora (Ruminansia), lambung telah dikhususkan untuk mencerna selulosa dan memiliki beberapa ruang. Dalam mencerna selulosa, ruminansia bersimbiosis dengan bakteri dan protozoa yang hidup pada rumen dan retikulum di lambungnya.

lebih lengkapnyaa unduh disini  
makalah sistem pencernaa.docx
Reactions:

0 comments:

Post a Comment